URL parser

Pecah URL apa pun menjadi bagian-bagiannya: scheme, host, path, dan parameter query. Periksa link tracking, tag UTM, dan endpoint API. URL parser gratis.

Lihat setiap bagian URL

URL terdiri dari beberapa bagian. Di https://mybotsy.com/blog/dns-guide?utm_source=newsletter&ref=42, scheme-nya https, host-nya mybotsy.com, path-nya /blog/dns-guide, dan query-nya utm_source=newsletter&ref=42. URL juga bisa memuat port, username, dan fragment (bagian setelah #).

Tempel URL apa pun dan parser memecahnya menjadi bagian-bagian itu, sehingga Anda bisa membaca link tracking yang panjang, mengecek endpoint API, dan menemukan domain mencurigakan yang tersembunyi di awal atau akhir link panjang.

Cara sederhana memahami persis isi sebuah link sebelum dipakai, dibagikan, atau di-debug.

Cara menggunakan URL parser

  1. Tempel URL lengkap.
  2. Kirim untuk menguraikan.
  3. Baca scheme, host, path, dan query.
  4. Salin bagian yang Anda butuhkan.

Contoh

Link toko

Input:

https://shop.example.com:8080/products/shoes?color=blue&size=42#reviews

Hasil:

scheme: https
host: shop.example.com
port: 8080
path: /products/shoes
query: color=blue&size=42
fragment: reviews

Query juga ditampilkan sebagai parameter terpisah: color = blue, size = 42.

Data login di link

Input: https://user:pass@example.com/a/b.html

Hasil:

scheme: https
host: example.com
user: user
pass: pass
path: /a/b.html

Semua sebelum @ adalah username dan password, bukan website. Link phishing memakai trik ini: https://bank.com@evil.example menuju evil.example.

Link tracking

Input: https://mybotsy.com/blog?utm_source=newsletter&utm_medium=email

Hasil:

query parameters:
utm_source = newsletter
utm_medium = email

Setiap parameter ditampilkan sendiri, sehingga link tracking panjang mudah dicek.

Kegunaan umum

  • Memeriksa parameter UTM dan tracking di link marketing.
  • Debugging endpoint API dan query string.
  • Mengecek domain asli dari link yang panjang atau mencurigakan, misalnya link "hadiah" yang dikirim lewat WhatsApp.
  • Mengambil path untuk redirect atau filter analitik.
  • Mengajarkan struktur URL.
  • Mengecek parameter apa yang ditambahkan link afiliasi atau link bagikan sebelum Anda posting.

Tips dan hal yang perlu diketahui

  • Host-lah yang menentukan keamanan: di https://paypal.com.secure-login.example/ domain aslinya adalah secure-login.example.
  • Nilai query yang ter-encode lebih mudah dibaca setelah melalui URL decoder.
  • Buat link bertag dengan generator link UTM, dan ikuti redirect dengan cek redirect URL.

Kasus khusus dan batasan

  • Sertakan scheme. mybotsy.com/blog tanpa https:// tidak menghasilkan bagian apa pun.
  • Di daftar parameter, nilai yang berisi = dipotong di = kedua (q=a=b tampil q = a), dan parameter tanpa nilai (&flag) tampil kosong. Baca baris query lengkap untuk teks persisnya.
  • Nilai ter-encode (%20, %2F) ditampilkan apa adanya. Decode dengan URL decoder.

Pertanyaan umum

Apa saja bagian URL?

Scheme (https), host (domain), port opsional, path (/halaman), query (?key=value), dan fragment (#bagian).

Apa itu query string?

Bagian setelah ? yang memuat parameter key=value yang dipisah &.

Apakah fragment dikirim ke server?

Tidak. #fragment diproses browser dan tidak dikirim dalam request HTTP.

Bagaimana mengenali link palsu?

Lihat host-nya, terutama bagian tepat sebelum domain tingkat atas seperti .com atau .co.id. Itulah website aslinya.

Kenapa parser tidak menampilkan apa pun?

URL kemungkinan tidak diawali https://, atau berisi spasi. Tambahkan scheme dan hapus spasinya.

Apakah alat ini mengecek keamanan link?

Tidak. Alat ini hanya menampilkan bagian-bagian alamat. Lihat host untuk tahu ke mana link sebenarnya mengarah.

Alat terkait

  • URL decoder: Decode input URL kembali menjadi string biasa.
  • URL encoder: Encode input string apa pun ke format URL.
  • Generator link UTM: Tambahkan parameter UTM yang valid dan buat link yang bisa dilacak.
  • Cek redirect URL: Cek redirect 301 & 302 dari sebuah URL. Mengecek hingga 10 redirect.

Alat gratis populer